https://www.jurnalhamfara.ac.id/index.php/attauzi/issue/feedAt-Tauzi : Jurnal Ekonomi Islam2026-08-25T10:22:12+07:00Meti Astutijurnalattauzi@steihamfara.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal ilmiah untuk mempublikasikan berbagai kajian teoritis <a style="display: none;" href="https://lockhartbistro.com/">joker gaming</a> dan empiris para akademisi dan praktisi yang mempunyai minat terhadap pengembangan dan penerapan Ekonomi Islam, diterbitkan oleh Pusat Studi Ekonomi Islam (PSEI) Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Hamfara (STEI) Hamfara Yogyakarta.</p>https://www.jurnalhamfara.ac.id/index.php/attauzi/article/view/1043PERILAKU BELANJA ONLINE GENERASI Z DALAM BUDAYA KONSUMERISME PERSPEKTIF BOURDIEU & NICE (2012)2026-08-25T08:08:16+07:00Sugeng Nugrohosugengnugrohohadi@steihamfara.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran budaya konsumerisme dalam membentuk perilaku belanja <em>online</em> Generasi Z. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, dengan tiga informan yang terdiri dari mahasiswi Generasi Z yang aktif belanja <em>online</em>. Dari data yang dikumpulkan melalui wawancara dilakukan analisis triangulasi sumber dengan metode interaksi data. Kemudian data hasil triangulasi dianalisis dan dipersepsikan dengan kerangka teori budaya konsumerisme (Bourdieu & Nice, 2012), yakni bagaimana konsumerisisme membentuk perilaku ekonomi, perilaku sosial, dan perilaku budaya Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya konsumerisme di satu sisi menciptakan tekanan konsumsi melalui promosi dan tren, namun di sisi lain, menunjukkan agensi yang kuat dalam menyaring pengaruh tersebut. Mereka menggunakan “habitus” yang dibentuk oleh nilai dalam keluarga, serta modal sosial dan budaya untuk menavigasi keputusan belanja secara kritis dan rasional.</p>2026-08-25T08:07:35+07:00Hak Cipta (c) https://www.jurnalhamfara.ac.id/index.php/attauzi/article/view/1048Komparasi Konsep Pengelolaan Sumber Daya Air Antara Kapitalisme dan Islam2026-08-25T10:22:12+07:00Ismail Yusantoyasantoismail1453@gmail.com<p>Krisis air menjadi persoalan global yang dipicu oleh peningkatan kebutuhan, pencemaran lingkungan, serta dominasi mekanisme pasar yang mendorong privatisasi sumber daya air. Dalam sistem kapitalisme, air diposisikan sebagai komoditas ekonomi yang tunduk pada logika kepemilikan pribadi dan pasar bebas. Sebaliknya, sistem Islam menempatkan air sebagai milik umum yang wajib dikelola negara untuk kepentingan umat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan konsep pengelolaan sumber daya air dalam perspektif ekonomi kapitalisme dan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, dengan analisis terhadap teori, literatur klasik dan kontemporer, serta data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapitalisme cenderung menciptakan ketimpangan akses air akibat privatisasi dan liberalisasi pasar, sementara Islam menawarkan paradigma yang lebih adil dan berkelanjutan dengan prinsip kepemilikan publik, distribusi merata, dan tanggung jawab negara. Kesimpulannya, sistem Islam memiliki keunggulan dalam menjamin hak dasar atas air dan menjaga keseimbangan sosial serta ekologis.</p>2026-06-18T00:00:00+07:00Hak Cipta (c)